MEDIALITERASI.CO.ID — KM Sinabung merupakan kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) yang dibangun pada 1997 dengan kapasitas 1.906 penumpang. Kapal bertipe 2.000 pax ini melayani wilayah operasi Maluku Utara, Papua Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.
KM Sinabung masih aktif melayani penumpang hingga hari ini, Sabtu, 19 September 2026. Kapal ini menjadi salah satu armada andalan PELNI untuk menghubungkan sejumlah wilayah di kawasan timur Indonesia.
Dengan panjang 146,5 meter dan bobot 14.665 GT, KM Sinabung termasuk kapal berukuran besar di jajaran armada PELNI. Kapal ini dirancang untuk mengangkut penumpang dalam jumlah besar sekaligus menempuh rute antarpulau yang cukup panjang.
Wilayah Operasi
Rute yang dilayani KM Sinabung mencakup Maluku Utara, Papua Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Dari pemantauan, kapal ini tercatat singgah di 11 pelabuhan dalam operasinya.
Wilayah tersebut dikenal punya karakter perairan yang menantang, dengan jarak antarpulau yang berjauhan. Kehadiran kapal seperti KM Sinabung jadi penghubung penting bagi mobilitas warga dan distribusi barang antardaerah.
Spesifikasi Kapal
KM Sinabung dibangun di galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman, pada 1997. Galangan tersebut dikenal sebagai salah satu pembuat kapal penumpang berpengalaman di Eropa.
Kapal ini mengusung tipe 2.000 pax dengan daya angkut 1.906 penumpang. Nomor IMO 9139672 tercatat sebagai identitas resmi kapal dalam registrasi pelayaran internasional.
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Operator | PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) |
| Tipe / kelas | Tipe 2.000 pax |
| Tahun dibuat | 1997 |
| Galangan pembuat | Meyer Werft, Papenburg, Jerman |
| Kapasitas penumpang | 1.906 orang |
| Gross tonnage | 14.665 GT |
| Panjang | 146,5 meter |
| Nomor IMO | 9139672 |
| Wilayah operasi | Maluku Utara, Papua Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan |
| Pelabuhan singgah terpantau | 11 pelabuhan |
KM Sinabung tetap jadi salah satu pilihan transportasi laut bagi warga di kawasan timur Indonesia. Dengan kapasitas besar dan rute yang luas, kapal ini berperan menjaga konektivitas antarpulau di wilayah operasinya.