Kementan Pastikan Distribusi Bibit Ayam DOC di Pati Adil dan Transparan Jelang Idul Fitri 2026

Selasa, 24 Februari 2026 | 13:30:27 WIB
Kementan Pastikan Distribusi Bibit Ayam DOC di Pati Adil dan Transparan Jelang Idul Fitri 2026

JAKARTA - Kementerian Pertanian mendorong distribusi bibit ayam day old chick (DOC) di Kabupaten Pati agar berjalan adil dan transparan. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan pasokan bagi peternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menegaskan bahwa pemerintah hadir sebagai fasilitator dan pembina. Ia menekankan pentingnya tata niaga yang sehat, berkeadilan, dan sesuai ketentuan.

Pertemuan Strategis Antara Perusahaan Pembibitan dan Peternak Mandiri

Kementan memfasilitasi pertemuan antara perusahaan pembibitan unggas dan peternak mandiri di Pati. Forum ini bertujuan untuk memperbaiki distribusi DOC dan memastikan akses bagi peternak lebih merata.

Agung dan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memimpin pertemuan tersebut secara langsung. Mereka menekankan pentingnya kepastian pasokan DOC bagi peternak mandiri.

Koordinasi ini difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Pati dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah. Pertemuan juga melibatkan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) dan Persaudaraan Peternak Mandiri Pantura (PPMP).

Kepastian dan Konsistensi Pelaksanaan di Lapangan

Agung menekankan bahwa pertemuan ini adalah bentuk itikad baik semua pihak. Tujuannya adalah menjaga keberlanjutan usaha perunggasan dan memberikan kepastian bagi peternak mandiri.

Fokus pemerintah adalah memastikan distribusi DOC berjalan transparan dan tepat sasaran. Menurut Agung, yang terpenting bukan sekadar kesepakatan tertulis, melainkan konsistensi pelaksanaannya di lapangan.

Agung menegaskan peran GPPU dalam menjaga kontinuitas pasokan. Sementara itu, PPMP bertanggung jawab memastikan anggotanya siap produksi dan menyerap DOC sesuai kesepakatan.

Pemerintah juga menegaskan pengawasan distribusi akan diperkuat. Hal ini dilakukan agar kesepakatan dapat dirasakan langsung oleh peternak di lapangan.

Dukungan Pemerintah Daerah dan Harapan Peternak

Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyatakan pemerintah daerah akan mengawal pelaksanaan hasil pertemuan. Ia berharap manfaatnya langsung dirasakan oleh para peternak.

"Kabupaten Pati sedang bergerak terus. Kebutuhan ayam di Pati ini sangat banyak," ujar Risma. Ia menargetkan suplai minimal 1.000 box DOC per minggu untuk stabilisasi harga ayam.

Sekretaris Jenderal PPMP, Barry, menyampaikan apresiasi atas fasilitasi pemerintah. Menurutnya, kesepakatan ini memberikan dorongan baru bagi peternak untuk bangkit dan melanjutkan usaha.

Barry menambahkan bahwa kesepakatan ini menjadi semangat baru. Peternak kini lebih optimistis menghadapi kebutuhan pasar menjelang Idul Fitri.

Komitmen Perusahaan Pembibitan dan Peternak Mandiri

Ketua IV GPPU, Asrokh Nawawi, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti kesepakatan melalui verifikasi peternak mandiri yang membutuhkan DOC. Hal ini penting agar distribusi sesuai kebutuhan nyata di lapangan.

Dalam dokumen komitmen bersama, disepakati bahwa kebutuhan final stock (FS) DOC ayam ras pedaging bagi anggota PPMP dipenuhi secara kontinu. Pemenuhan ini mengikuti daftar pemesanan dan jadwal chick in minimal 1.000 box per minggu.

Kesepakatan juga memuat komitmen perusahaan pembibitan untuk melakukan inventarisasi ketersediaan DOC FS pedaging. Distribusi akan dioptimalkan bagi peternak anggota PPMP mulai akhir Februari 2026.

Pemenuhan kebutuhan DOC tetap mengacu pada mekanisme bisnis yang berlaku. Tidak ada bundling pakan, dan distribusi dilakukan sesuai kesepakatan semua pihak untuk memastikan keadilan dan transparansi.

Terkini